News Update :

Untuk Melihat Channel TV Online, Silahkan Pilih Channel di Bawah ini Sesuai Selera Anda. Terimakasih

PEACE TV TV Online SCTV TV TV Online ANTV TV TV Online Trans 7 TV TV Online Trans TV TV Online Metro TV TV Online Global TV TV Online Sindo TV TV Online MNC TV TV Online MNC Shop TV Online RCTI TV TV Online INDOSIAR TV TV Online Bloomberg TV TV Online SLankers TV
TV Online Edukasi TV TV Online TVRI TV TV Online TV One TV Online Rodja TV TV Online Nat Geo Wild TV Online Bein Sport 1 TV Online Anime TV TV Online Animal Planet TV Online Baby TV TV Online Fight Sport TV Online MGM TV Online Nat Geo HD TV Online MNC Sport 1 TV Online ALjazeera TV

Tangse Dilanda Banjir Bandang, 8 Orang Hilang



Ilustrasi-banjir bandang Ilustrasi-banjir bandang


[BANDA ACEH] Ratusan rumah penduduk di sejumlah desa di Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie porak-poranda dan sejumlah warga dilaporkan hilang serta puluhan jembatan hancur sehingga akses jalan dari Pidie ke Meulaboh putus setelah dihantam banjir bandang yang melanda kawasan itu pada Kamis (10/3/2011) malam. Ribuan jiwa penduduk yang selamat telah diungsikan ketempat yang aman.

Wakil Bupati Pidie Nazir Adam yang juga ketua Satkorlak daerah itu kepada SP, Jumat (11/3/2011) pagi melaporkan, berdasarkan hasil pantauan di lapangan yang dilakukan dirinya pada Jumat pagi, banjir bandang yang terjadi Kamis (10/3) pukul 20.00 WIB menyebabkan ratusan rumah penduduk, toko, lahan pertanian dan perkebunan serta usaha rakyat lainnya hancur total. Puluhan jembatan juga putus

Sebanyak delapan penduduk hilang dan belum diketahui keberadaannya. Korban hilang bisa terus bertambah karena saat ini masih dalam pencarian dan akses ke lokasi sangat sulit ditembus.

Banjir bandang yang menerjang Tangse Pidie mengahancurkan dan memporakporandakan sejumlah desa antara lain Desa Layan, Pucuk Sa, Pucuk Dua, Blang Dalam, dan Blang Bungong. Akibatnya akses informasi ke kawasan itu putus karena listrik padam sehingga berbagai informasi di lokasi kejadian sulit didapatkan.

Sebelum terjadi banjir, daerah itu diguyur hujan deras selama empat hari berturut-turut. Pemerintah daerah setempat kewalahan menangani bencana tersebut. Meski demikian saat ini masih terus dilakukan berbagai upaya dengan membuka akses dengan mengerahkan sejumlah alat berat ke lokasi serta memberikan bantuan kepada para korban luka-luka dengan melarikan mereka ke rumah sakit terdekat. Pencarian terhadap korban hilang juga terus berjalan.

Nazir meminta Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat untuk ikut membatu meringankan beban para korban. “Musibah yang terjadi Kamis (10/3/2011) malam tergolong besar dan bisa masuk dalam katagori bencana nasional. Apalagi Kabupaten Pidie dengan sumber keungan yang terbatas sangat tidak mampu menangani musibah yang baru terjadi,” ujarnya. [147]
suarapembaruan.com
Share this Article on :
 

© Copyright Koleksi & Berita | TV Online| Radio Online | Software | Aneh | Unik | Kesehatan | DLL 2001 -2014 || Design-Published by kabereh | Powered by Blogger.com.