brat ipoh :D

Latest News

Kumpulan Wanita "Seksi" Yang Mendadak Berjilbab saat menjadi tersangka korupsi



para wanita seksi yang mendadak memakai jilbabSeragam koruptor ada jika rumah tahanan khusus KPK sudah berdiri.
Dalam beberapa kasus, mereka muncul dengan atribut tertutup, seperti jilbab bahkan cadar.
Padahal, sebelum berkasus mereka tampil terbuka.
Contoh terbaru ketika tersangka kasus korupsi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Neneng Sri Wahyuni dibawa ke kantor KPK pekan lalu. Ketika itu Neneng tampil dengan baju tertutup yang hanya menyisakan dua matanya. Padahal, dalam dokumentasi istri tersangka korupsi Muhammad Nazaruddin ini, ia tak mengenakan jilbab maupun cadar.
Hingga sekarang Neneng masih mengenakan jilbab dan cadar ketika menjalani pemeriksaan oleh KPK. Kuasa hukum Neneng, Rufinus Hutahuruk, menyatakan tim kuasa hukum tidak pernah menanyakan masalah itu kepada kliennya. Menurut Rufinus, soal berpakaian tertutup adalah masalah pribadi Neneng yang tidak perlu diintervensi.
“Wah, kita nggak sejauh itu pikirannya soal dia mengenakan busana Muslim. Kita pun tak pernah menanyakannya. Kita hanya mengurusi persoalan hukumnya,“ kata Rufinus kepada Republika, Senin (19/6).
Selain Neneng, sejumlah tersangka korupsi yang tiba-tiba mengenakan pakaian Muslim adalah Nunun Nurbaeti dalam kasus dugaan korupsi cek pelawat, Yulianis dalam kasus dugaan korupsi Wisma Atlet SEA Games, dan Afriyani Susanti dalam kasus tabrakan maut di Tugu Tani yang menewaskan sembilan orang.
Kuasa hukum Afriyani, Efrizal, menyatakan keputusan kliennya berkerudung tidak didasarkan pada anjuran dan imbauan pengacara atau keluarganya. “Dia memutuskan sendiri mengenakan kerudung dan tidak ada rekayasa,“ ujar Efrizal.
Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, soal pakaian Muslim yang dikenakan para tersangka, KPK menghormatinya.
Jika memang mereka mengenakan itu berdasarkan aturan agama, KPK tak bisa melarangnya. “Kita tidak tahu apakah dia pakai cadar itu karena ingin menjalankan syariat Islam atau tidak. Tapi, itu hak dia,“ kata Johan.
Bagaimana seharusnya aturan berpakaian tahanan KPK? Johan mengatakan belum ada. Dulu, katanya, pernah ada usulan pakaian khusus ta hanan KPK. Namun, usulan itu mentok untuk realisasinya. Johan berharap para koruptor bisa punya seragam bila KPK memiliki rumah tahanan sendiri.
Juru Bicara Ditjen Pemasyarakatan Akbar Hadi mengatakan, belum ada aturan khusus soal pakaian tersangka korupsi. Alasannya, kata dia, masih ada praduga tak bersalah bagi orang-orang yang jadi tersangka.
Seragam baru diberikan ketika yang bersangkutan sudah memiliki keputusan hukum bersalah dari pengadilan dan menjadi tahanan.
Ketua Umum PP Persaudaraan Muslimah, Nurul Hidayati, mengaku prihatin melihat pencitraan terpidana korupsi dengan atribut Muslim. “Di satu sisi secara pribadi merasa sedih dengan pencitraan terpidana yang menjadi identik dengan peci dan jilbab. Padahal, yang bersangkutan biasanya tidak berbusana seperti itu,“ ujar Nurul. ( muhammad hafil, indah wulandari, c30 ed: stevy maradona)

suaranews
no image
  • Open ID Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a comment

komentar anda...

Top