brat ipoh :D

Latest News

Kurnia Hantam Toko dan Kios, 1 Tewas

15072012foto.2_.jpg
PROHABA/JAFARUDDIN
SEJUMLAH warga memperhatikan Bus Kurnia yang ringsek setelah menubruk ruko di kawasan Desa Cubrek Tunong Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, Sabtu (14/7).
LHOKSUKON - Tragedi lalu lintas menimpa Bus Kurnia, Sabtu (14/7) sekira pukul 04.30 WIB jelang subuh. Peristiwa itu tepatnya terjadi, di lintasan nasional persisnya Desa Cibrek Tunong Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara. Satu orang penumpang Kurnia atas nama Robet (31) warga Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan, Sumatera Utara, tewas seketika. Disebut-sebut Robet melompat dari bus, pada detik-detik kejadian. Namun lelaki itu malah membentur dinding bus, hingga tewas dengan kondisi mengenaskan.

Selain menyebabkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka, dua teras rumah toko dan dua teras kios milik warga di lokasi itu, rusak akibat ditubruk bus yang disopiri, Muhammad Iqbal (28) warga Desa Blang Matang Kecamatan peudada Bireuen.

Informasi yang diperoleh, peristiwa itu terjadi ketika Bus Kurnia yang disopiri Iqbal melaju dari Medan menuju Lhokseumawe dalam laju relatif dengan kecepatan tinggi. Saat sampai di tikungan Cibrek Tunong, sopir diduga mengantuk, sehingga hilang kendali dan mobil langsung menubruk teras ruko Akhyar (40), dan batang pohon asam jawa yang berada di depan ruko itu.

Sehingga menyebabkan kaca bagian samping kiri pecah, ketika itu Robet yang berada di dalam langsung melompat keluar. Naas bagi Robet, kepalanya terbentur keras dengan bagian dinding bus tersebut, sehingga ia tewas seketika.

Bus tersebut mengalami ringsek  dan sejumlah penumpang mengalami luka-luka diduga akibat terkena pecahan kaca. Sejumlah warga yang hendak shalat subuh ketika itu langsung memburu ke lokasi setelah mendengar hantaman benda keras. “Saat itu saya hendak menuju ke meunasah untuk shalat subuh, tiba-tiba saya mendengar hantaman benda keras di samping rumah. Setelah saya keluar ternyata Bus Kurnia sudah menubruk teras kios warga,” kata Keuchik Cibrek Tunong Abubakaruddin kepada Serambi kemarin.

Disebutkan, kemudian sejumlah warga langsung memburu ke lokasi untuk menolong korban.Sementara itu Iqbal kepada Prohaba mengaku dirinya tidak menmgetahui kejadiannya secara detil. Namun, dirinya mengaku tidak mengantuk. “Karena sebelum kejadian, di Simpang Mulieng saya menurunkan penumpang, dan saat kejadian itu saya sadar, tapi saya tak bisa mengendalikan lagi mobilnya,” katanya. 

Bagian depan mobil itu ringsek berat, kemudian kaca mobil juga pecah. Serta pada dinding samping kiri juga dipenuhi darah. Aparat Satlantas Polres Aceh Utara setelah mengetahui kejadian itu langsung ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.(c37)

Editor : bakri
serambinews
no image
  • Open ID Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a comment

komentar anda...

Top