brat ipoh :D

Latest News

Biaya Kunjungan DPR ke Jerman Rp 1,2 Miliar

 - Rencana lawatan anggota DPR ke Jerman pada September mendatang diperkirakan akan menelan biaya sebesar Rp 1,2 miliar. Sebanyak 16 anggota dewan yang tergabung dalam Panitia Khusus Rancangan Undang-undang Pemerintah Daerah itu akan berkunjung selama enam hari sejak 23 September mendatang.
"Dengan asumsi tiket pesawat per orang menghabiskan biaya sebesar US$ 7.432 per orang biaya yang dihabiskan mencapai Rp 1 miliar," ujar Koordinator Investigasi dan Advokasi FITRA, Uchok Sky Khadafi, Minggu, (26/08), seperti yang dilansir yahoo.com. Hitung-hitungan ini didasari pada alokasi anggaran untuk tiket pesawat untuk 16 anggota dewan yang berangkat.

"Angka ini didapat, jika pemerintah Jerman mau menanggung biaya akomodasi 9 orang anggota dewan yang meliputi penginapan, makan dan transport selama di Jerman,"kata Uchok. Sedangkan biaya 7 orang anggota DPR yang tak ditanggung pemerintah Jerman akan menelan biaya APBN sebesar Rp 167 juta dengan standar biaya akomodasi sebesar US$ 443 per hari. Sehingga total biaya lawatan tersebut dapat menyentuh angka Rp 1,2 miliar.

Sebaliknya, jika pemerintah Jerman tidak menanggung biaya akomodasi, DPR akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 1,4 miliar. "Jika ada bantuan biaya akomodasi dari pemerintah Jerman, anggaran lawatan tersebut bisa berkurang Rp 215 juta," Uchok menambahkan.

Anggaran tersebut diluar biaya kunjungan tanpa staf ataupun anggota keluarga. "Rencana kunjungan anggota DPR ini adalah prilaku boros yang sengaja ditutupi dengan kedok studi banding," ujar Uchok.

Studi banding anggota dewan dinilai tak ada urgensinya. "Perjalanan ke Jerman ini hanya untuk jalan-jalan saja kok, untuk memenuhi selera hedonisme saja, bukan untuk kepentingan rakyat," ujarnya.

Jika anggota dewan tak mau disebut sekedar jalan-jalan, kata Uchok, akan lebih baik mereka mengirimkan poin-poin pertanyaan yang ingin ditanyakan kepada Kedutaan Besar RI di Jerman. "Demi penghematan, biar pihak kedutaan saja yang bertanya pada pemerintah Jerman atau stakeholder terkait," kata Uchok.

Dia pun mengusulkan agar DPR saja yang mengundang stakeholder dari Jerman ke Indonesia dengan biaya dari pemerintah Jerman. "Tentu ini lebih cerdas dan hemat anggaran serta bermanfaat bagi kepentingan orang banyak," Uchok mengusulkan.

Editor : mufti
Sumber : Kompas.com serambinews
no image
  • Open ID Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a comment

komentar anda...

Top