brat ipoh :D

Latest News

Wanita Paruhbaya Dalangi Penganiayaan Keplor

Diduga Kesal karena Digerebek

BANDA ACEH - Aparat Polsek Krueng Raya, menangkap seorang wanita berinisial Ta (38) warga Lorong D3, Kompleks Budha Tzu Chi, Gampong Neuheun, Aceh Besar, bersama dua pria lainnya yakni Has dan Mar, warga Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.

Ketiganya ditangkap setelah menganiaya Alfian (43), Kepala Lorong (Keplor) D3, Kompleks Budha Tzu Chi, Gampong Neuheun, Aceh Besar, Selasa (23/10) pagi.

Informasi diperoleh Serambi, penganiayaan yang menyebabkan Alfian harus menjalani perawatan intensif di RSU Zainoel Abidin, Banda Aceh, itu terjadi sekira pukul 05.30 WIB.

Pemicunya disebut-sebut karena Ta kesal rumahnya digerebek warga Kompleks Budha Tzu Chi, Senin (23/10) dini hari. “Alasan warga menggrebek rumah Ta, karena sudah empat hari seorang pria berada di rumah wanita itu yang membuka praktik pengobatan tradisional (alternatif). Warga yang melihat mobil pria dimaksud, lalu menyampaikannya pada Alfian yang merupakan Keplor di lorong tersebut. Bersama puluhan warga, Alfian menggerebek rumah Ta dan menemukan keduanya berada dalam satu rumah,” kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Moffan MK SH, melalui Kapolsek Krueng Raya Ipda Edward M Nur, kemarin.

Edward menyebutkan, dalam penggrebekan itu, Ta mengklaim Ma merupakan calon suaminya. Namun, warga yang tidak terima hal tersebut tetap menggiring keduanya dan memandikan pasangan itu dengan air parit.

Ternyata Ta, wanita yang digerebek dini hari itu melampiaskan kemarahannya pada Alfian, Kepala Lorong D3, dan ketua pemuda. Karena kedua perangkat gampong itu dianggap pencetus penggerebekan rumahnya. Kemarahan itu dilampiaskan Ta bersama sejumlah pemuda, dengan mendobrak pintu rumah Alfian dan memecahkan kaca jendela rumah keplor itu.

“Begitu Alfian keluar dari rumahnya, Ta bersama para centengnya langsung memukul kepala lorong itu menggunakan sebuah balok, hingga korban harus dilarikan ke RSU Zainoel Abidin Banda Aceh,” ungkap Kapolsek Krueng Raya itu.

Warga yang mengetahui kejadian itu, spontan datang ke lokasi, sehingga Ta, Has, dan Mar pun tak bisa berkutik. Sementara sejumlah pelakunya yang diduga ikut menganiaya Alfian berhasil kabur. “Sejauh ini kami masih dalami keterangan pelaku dan saksi-saksi dari korban dan warga. Tapi, status ketiga pelaku ini sudah ditahan di Polsek Krueng Raya,” pungkas Edward.(mir)



no image
  • Open ID Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a comment

komentar anda...

Top