News Update :

Untuk Melihat Channel TV Online, Silahkan Pilih Channel di Bawah ini Sesuai Selera Anda. Terimakasih

PEACE TV TV Online SCTV TV TV Online ANTV TV TV Online Trans 7 TV TV Online Trans TV TV Online Metro TV TV Online Global TV TV Online Sindo TV TV Online MNC TV TV Online MNC Shop TV Online RCTI TV TV Online INDOSIAR TV TV Online Bloomberg TV TV Online SLankers TV
TV Online Edukasi TV TV Online TVRI TV TV Online TV One TV Online Rodja TV TV Online Nat Geo Wild TV Online Bein Sport 1 TV Online Anime TV TV Online Animal Planet TV Online Baby TV TV Online Fight Sport TV Online MGM TV Online Nat Geo HD TV Online MNC Sport 1 TV Online ALjazeera TV

Wah, Telur Ayam Lahirkan Anak Burung

detail berita
Seekor burung menetas dari telur ayam (Foto: Softpedia)
DUBAI – Seekor burung langka baru-baru ini menetas dari telur ayam. Menariknya, bayi burung itu tampak dalam kondisi baik. Ya, ini merupakan bagian dari percobaan yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Central Veterinary Research Laboratory di Dubai, Uni Emirat Arab.

Dilansir Softpedia, Jumat (30/8/2013), hal ini dimaksudkan untuk membantu para peneliti dalam upaya penyelamatan spesies unggas yang terancam punah. Adapun teknologi yang digunakan dengan cara pengembangan silang, termasuk menetaskan burung dari telur spesies lain.

Sebagai bagian dari percobaan ini, peneliti menciptakan embrio burung puyuh jenis houbara yang ditransfer ke dalam telur ayam. Sebelum proses itu berlangsung, kuning telur terlebih dahulu dikeluarkan dari dalam cangkang, sementara putih telurnya tetap dibiarkan.

Rupanya, putih telur tersebut berfungsi untuk memberikan nutrisi bagi calon embrio yang disuntikkan ke dalam telur. Hasilnya, embrio puyuh houbara dapat berkembang dengan baik dan menetas normal.

Dengan demikian, materi genetik yang ada pada telur ayam dapat digunakan dengan sempurna untuk calon embrio burung. Para peneliti mengatakan, keberhasilan penelitian ini membuktikan jika telur ayam bisa berfungsi sebagai pengganti telur induknya untuk berkembangbiak.

Ke depan, mereka berharap penemuan ini dapat menjadi pilihan bagi konservasionis sebagai cara melindungi populasi burung di dunia.
(amr) okezone
Share this Article on :